Subscribe to Updates

    Get the latest news from The Daily Martech about digital marketing and marketing technology.

      Artikel Populer

      Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

      April 9, 2026

      Segmentasi Pelanggan: Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya

      April 9, 2026

      Behavioral Targeting: Arti, Cara Kerja, dan Manfaatnya

      April 9, 2026
      Facebook Twitter Instagram
      Facebook Twitter Instagram
      The Daily MartechThe Daily Martech
      Hubungi Kami
      • Home
      • Digital Marketing
        1. Performance Marketing
        2. SEO
        3. Conversion Rate Optimization
        4. View All

        Optimasi Iklan Tokopedia: Panduan Strategis Raih Profit

        October 29, 2025

        Optimasi Iklan Shopee: 7 Langkah & Strategi Sukses Ngiklan!

        October 29, 2025

        Apa Itu Google Display Network? Baca Lengkapnya Di Sini!

        September 25, 2025

        Ini Dia Cara Daftar TikTok Ads, Strategi Jitu & Tips Sukses

        September 23, 2025

        Internal Link Adalah: Panduan Navigasi & Strategi SEO

        April 7, 2026

        Apa Itu Web Crawler? Ketahui Fungsi, Cara Kerja & Jenisnya

        December 1, 2025

        Sitemap Index Adalah: Fungsi & Cara Pakai untuk Website

        December 1, 2025

        Hreflang Adalah: Panduan Lengkap SEO Internasional & Implementasi Kode

        December 1, 2025

        Pengertian User Experience Adalah dan 5 Tips Menerapkannya Pada Website

        October 9, 2022

        Apa Itu Heatmap Website? Berikut Ini Tipe dan Tools Untuk Mengukur Heatmap Terbaik

        October 7, 2022

        Konversi Lebih Banyak Dengan 6 Tutorial Melakukan CRO Yang Terbukti Paling Ampuh

        October 7, 2022

        A/B Testing Lebih Mudah Dengan Rekomendasi Platform AB Testing (CRO) Terbaik Ini

        October 7, 2022

        Bounce Rate Adalah: Arti, Cara Hitung, & Tips

        April 8, 2026

        Pekerjaan Digital Marketing 2026: Tugas, Gaji, & Cara Mulai

        April 7, 2026

        Marketing Analyst: Panduan Lengkap Karier, Skill, dan Gaji

        April 7, 2026

        Aplikasi Konten Kreator 2026: Panduan Edit Video & Cuan

        April 7, 2026
      • Creative Marketing
        1. Content Marketing
        2. Copywriting
        3. Social Media
        4. View All

        Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        April 9, 2026

        Cara Menjadi Konten Kreator 2026: Panduan Sukses dari Nol

        April 7, 2026

        Aplikasi Konten Kreator 2026: Panduan Edit Video & Cuan

        April 7, 2026

        Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

        February 14, 2026

        Cara Menjadi Content Writer 2026: Panduan Lengkap & Langkahnya

        February 10, 2026

        Content Writing Adalah: Definisi, Tugas, Gaji, & Panduan 2026

        February 10, 2026

        9 Teknik Copywriting Jitu untuk Melejitkan Penjualan Anda

        December 24, 2025

        Tips dan Cara Membuat Headline Copywriting Agar Iklan Makin Ciamik!

        November 8, 2022

        Aplikasi Konten Kreator 2026: Panduan Edit Video & Cuan

        April 7, 2026

        YouTube vs TikTok 2026: Mana yang Lebih Cuan & Viral?

        February 3, 2026

        Cara Menjadi Content Creator Pemula 2026: Panduan Cuan dari Nol

        December 25, 2025

        EGC Adalah Kunci Tren 2026: Panduan Lengkap & Strateginya

        December 25, 2025

        Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        April 9, 2026

        Visual Identity Adalah: Elemen, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        April 8, 2026

        Apa itu Brand Identity? Fungsi, Elemen, dan Cara Buatnya

        April 7, 2026

        Cara Menjadi Konten Kreator 2026: Panduan Sukses dari Nol

        April 7, 2026
      • Data & Analytics
        1. Google Analytics
        2. Marketing Analytics
        3. View All

        Google Analytics 4: Panduan Lengkap untuk Pemula

        September 28, 2025

        Ingin Tarik Konsumen Lebih Banyak? Yuk Kenalan dengan Google My Business!

        May 2, 2024

        16 Perbedaan Fitur Google Analytics 4 (GA4) Vs Universal Analytics (UA)

        October 26, 2022

        Begini Cara Migrasi Ke GA4 Dari Universal Analytics, Gampang Banget Kok!

        October 24, 2022

        Marketing Analyst: Panduan Lengkap Karier, Skill, dan Gaji

        April 7, 2026

        Mengenal Manfaat Market Segment dalam Bisnis

        May 22, 2024

        Mengetahui Apa Itu Customer Data, Tipe dan Cara Mengumpulkannya

        October 14, 2022

        Marketing Analyst: Panduan Lengkap Karier, Skill, dan Gaji

        April 7, 2026

        Aplikasi Visualisasi Data Terbaik 2026: Panduan Pro & Gratis

        April 7, 2026

        Google Analytics 4: Panduan Lengkap untuk Pemula

        September 28, 2025

        Google Search Console, Tool Untuk Pantau dan Optimasi Website

        September 27, 2025
      • Marketing Technology
        1. CRM
        2. CDP
        3. Email Marketing
        4. Martech Tools
        5. View All

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Customer Retention Adalah: Strategi & Rumus Terlengkap

        February 3, 2026

        Aplikasi CRM Terbaik 2026: Fitur, Harga & Tips Pilih

        December 28, 2025

        7 Fitur Utama, Manfaat dan Harga Berlangganan Agile CRM

        August 20, 2023

        Apa itu CDP? Manfaat & Pengertian CDP Adalah Sebagai Berikut

        October 15, 2022

        4 Rekomendasi Cara Mengumpulkan Customer Data Untuk Bisnis Paling Ampuh

        October 9, 2022

        Strategi Email Remarketing Campaign untuk Meningkatkan Konversi

        December 28, 2025

        Mau Tau Cara Kirim Email Terjadwal? Cari Tau Di Sini!

        June 27, 2025

        Panduan Email Blast, Lengkap dan Efektif untuk Bisnis Anda

        April 25, 2025

        10+ Rekomendasi Aplikasi Email Marketing Untuk Bisnis Anda

        March 23, 2025

        Apa Itu CMS: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Contoh

        August 29, 2025

        7 Cara menggunakan Google Trends dan Fungsinya

        May 29, 2024

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Customer Retention Adalah: Strategi & Rumus Terlengkap

        February 3, 2026

        Strategi Email Remarketing Campaign untuk Meningkatkan Konversi

        December 28, 2025

        Aplikasi CRM Terbaik 2026: Fitur, Harga & Tips Pilih

        December 28, 2025
      The Daily MartechThe Daily Martech
      Home » Targeting Strategy: Arti, Jenis, dan Cara Menentukannya
      Bisnis

      Targeting Strategy: Arti, Jenis, dan Cara Menentukannya

      By Rizki RaharjoApril 8, 2026No Comments7 Mins Read
      Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
      Share
      Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

      Targeting Strategy: Arti, Jenis, dan Cara Menentukannya untuk Bisnis

      Dalam lanskap bisnis modern, pemahaman mengenai targeting strategy telah menjadi sangat krusial. Strategi ini kini bertransformasi menjadi tulang punggung setiap kampanye pemasaran digital. Di tengah membludaknya informasi, perusahaan tidak bisa lagi mengandalkan metode pemasaran massal. Metode tersebut sering kali bersifat untung-untungan dan kurang efisien. Sebaliknya, strategi penargetan adalah proses identifikasi segmen pasar yang paling relevan. Anda perlu menyelaraskan produk dengan nilai inti yang dibutuhkan konsumen.

      Dengan memanfaatkan analisis big data, pemasar dituntut untuk memetakan perilaku secara presisi. Hal ini bertujuan agar konversi penjualan yang dihasilkan bisa lebih optimal. Memilih audiens yang tepat bukan hanya soal efisiensi anggaran semata. Namun, ini adalah tentang membangun koneksi emosional dengan individu yang membutuhkan solusi Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas cara merancang strategi yang sistematis. Tujuannya adalah menekan biaya akuisisi pelanggan (CAC) sekaligus meningkatkan loyalitas merek secara adaptif.

      Definisi: Seni Memilih Audiens yang Tepat

      Prinsip dasar dari targeting strategy adalah proses pemilihan segmen pasar paling potensial. Strategi ini bukan sekadar menebak siapa yang mungkin akan membeli produk Anda. Melainkan, ini adalah keputusan sadar perusahaan untuk memfokuskan sumber daya yang terbatas. Anda harus mengarahkan energi pada kelompok konsumen dengan kesesuaian nilai paling tinggi.

      Di era digital 2026, targeting berfungsi sebagai filter yang sangat tajam. Ia memisahkan antara calon pembeli berkualitas dengan audiens umum yang tidak relevan. Tanpa penargetan yang jelas, kampanye pemasaran Anda hanya akan menjadi “suara bising”. Anda mungkin mencoba menjangkau semua orang di internet. Akan tetapi, pada akhirnya pesan tersebut tidak akan menyentuh hati siapa pun.

      Fokus pada Relevansi, Bukan Hanya Jangkauan

      Banyak pelaku bisnis terjebak pada metrik jangkauan (reach) yang sangat luas. Padahal, angka tersebut sering kali merupakan vanity metrics jika tidak menghasilkan interaksi. Strategi penargetan yang baik selalu memprioritaskan relevansi pesan. Ketika pesan sampai ke tangan orang yang tepat, peluang transaksi akan meningkat pesat. Sebab, mereka memiliki masalah spesifik yang bisa diselesaikan oleh produk Anda. Inilah inti dari pemasaran berbasis hasil yang menjadi standar industri saat ini.

      Baca juga: Ini Dia Cara Menentukan Target Audience untuk Bisnis Anda

      Kerangka STP: Jembatan Antara Riset dan Persepsi

      Targeting tidak berdiri sendiri dalam sebuah ekosistem pemasaran. Ia merupakan fase kedua yang sangat krusial dalam model pemasaran klasik STP. Model ini mencakup Segmenting, Targeting, dan Positioning. Di tahun 2026, kerangka kerja ini masih sangat relevan untuk digunakan. Setelah Anda melakukan Segmenting, Anda harus memfilter hasil tersebut melalui proses Targeting.

      Tahap ini menjadi penentu utama sebelum Anda melangkah ke tahap terakhir. Tahap terakhir tersebut adalah membangun citra unik atau Positioning di benak konsumen. Jika fase penargetan meleset, maka posisi brand Anda akan menjadi tidak relevan. Anda mungkin mencoba menawarkan solusi yang sama kepada orang dengan kebutuhan berbeda. Akibatnya, anggaran pemasaran Anda akan terbuang tanpa hasil yang nyata.

      Hubungan Logis Segmenting ke Targeting

      Bayangkan pasar sebagai sebuah kue besar yang siap dipotong. Segmenting adalah cara Anda memotong kue tersebut menjadi beberapa bagian kecil. Misalnya, Anda membaginya berdasarkan usia, hobi, atau tingkat pendapatan. Selanjutnya, Targeting adalah momen di mana Anda memilih potongan mana yang akan dimakan. Anda memilihnya karena potongan tersebut paling manis atau paling sesuai selera. Tanpa pemilihan yang tajam, strategi Positioning Anda tidak akan memiliki fondasi kuat.

      Kriteria SAMD: Parameter Penentu Kelayakan Segmen

      Untuk menentukan kelayakan sebuah segmen pasar, pemasar profesional menggunakan evaluasi teknis. Menggunakan kriteria SAMD akan membantu Anda menghindari pemborosan anggaran iklan. SAMD terdiri dari Substantial, Accessible, Measurable, dan Differentiable. Model ini sangat disukai oleh algoritma Google saat ini. Sebab, model ini mendorong terciptanya kampanye yang lebih spesifik dan berkualitas tinggi. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan skor relevansi iklan Anda di berbagai platform.

      Bedah Komponen SAMD secara Detail

      1. Substantial (Cukup Besar): Segmen pasar harus memiliki potensi keuntungan yang memadai. Jangan menyasar target yang terlalu ceruk (niche) jika biayanya terlalu tinggi. Pastikan potensi profitnya lebih besar dari biaya operasional Anda.
      2. Accessible (Dapat Dijangkau): Anda harus memiliki saluran komunikasi yang efektif dengan target tersebut. Baik itu melalui media sosial, email, maupun toko fisik secara langsung.
      3. Measurable (Dapat Diukur): Anda harus bisa mengukur ukuran segmen dan daya beli mereka. Gunakan alat analitik untuk mengevaluasi strategi secara berkala.
      4. Differentiable (Dapat Dibedakan): Segmen tersebut harus merespons secara berbeda terhadap bauran pemasaran Anda. Jika respon mereka sama dengan kelompok lain, maka tidak perlu dibedakan secara khusus.

      Baca juga: Mengenal Manfaat Market Segment dalam Bisnis

      4 Pilar Klasifikasi: Bedah Profil Target secara Mendalam

      Setelah memahami kriteria kelayakan, langkah selanjutnya adalah melakukan klasifikasi audiens. Panduan praktis bagi Anda adalah membedah profil mereka berdasarkan empat pilar utama. Dengan melakukan klasifikasi mendalam, Anda dapat membuat pesan pemasaran yang sangat personal. Di tahun 2026, personalisasi adalah kunci utama memenangkan hati konsumen.

      1. Demografis: Siapa Target Anda?

      Ini adalah pilar yang paling dasar namun tetap fundamental dalam bisnis. Anda perlu menentukan usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan mereka. Selain itu, perhatikan juga pekerjaan hingga pendapatan tahunan audiens Anda. Data demografis membantu Anda menentukan nada bicara (tone of voice) yang tepat.

      2. Geografis: Di Mana Mereka Berada?

      Fokuslah pada lokasi fisik dan iklim di wilayah target Anda. Strategi untuk konsumen di kota besar tentu berbeda dengan wilayah pedesaan. Sebab, terdapat perbedaan besar dalam hal logistik dan preferensi produk.

      3. Psikografis: Mengapa Mereka Membeli?

      Pilar ini menggali gaya hidup, minat, hingga kepribadian konsumen Anda. Ini adalah pilar yang paling kuat di era modern saat ini. Seseorang mungkin memiliki demografi yang sama namun psikografisnya berbeda. Sebagai contoh, ada pekerja kantor yang peduli lingkungan dan ada yang pemburu diskon.

      4. Perilaku (Behavioral): Bagaimana Kebiasaan Mereka?

      Di sini Anda menganalisis kebiasaan belanja dan loyalitas terhadap merek. Perhatikan juga bagaimana mereka berinteraksi dengan antarmuka pengguna (UI) saat berbelanja. Memahami perilaku pengguna memungkinkan Anda melakukan penargetan ulang (retargeting) yang efektif.

      Baca juga: 3 Cara Kerja, Jenis dan Contoh Behavioral Targeting

      Efisiensi Bisnis: Maksimalkan Profit dengan Fokus Tinggi

      Penerapan targeting strategy yang efektif akan meledakkan efisiensi bisnis Anda. Penargetan yang presisi adalah musuh utama dari pemborosan anggaran pemasaran. Di era digital 2026, biaya per klik (CPC) kini menjadi semakin mahal. Oleh karena itu, penargetan akurat memungkinkan Anda menekan biaya akuisisi pelanggan (CAC).

      Pesan yang disampaikan kepada orang yang tepat akan menghasilkan rasio konversi tinggi. Terlebih lagi, jika pesan tersebut sampai di waktu dan perangkat yang tepat pula. Kampanye yang bersifat general kini sudah tidak lagi efektif di pasar yang kompetitif.

      Meningkatkan ROI Melalui Fokus

      Dengan memfokuskan sumber daya, Return on Investment (ROI) perusahaan Anda akan meningkat tajam. Anda tidak lagi menghabiskan waktu meyakinkan orang yang tidak tertarik. Sebaliknya, Anda memperdalam hubungan dengan audiens yang memiliki niat membeli (buying intent). Hal ini juga membantu tim layanan pelanggan untuk bekerja lebih efisien. Sebab, mereka menghadapi konsumen yang memang sesuai dengan profil produk Anda.

      Baca juga: Apa Itu ROI? Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya

      Kesimpulan

      Menerapkan targeting strategy yang tepat adalah kunci kemenangan bisnis di tahun 2026. Dengan memahami definisi penargetan sebagai seni memfokuskan sumber daya, Anda membangun pondasi kuat. Penggunaan kerangka STP dan kriteria SAMD memastikan segmen pilihan Anda layak secara bisnis. Sementara itu, bedah profil melalui empat pilar klasifikasi memberikan ketajaman pada pesan Anda.

      Pada akhirnya, penargetan presisi bukan hanya soal menjual lebih banyak produk. Namun, ini adalah tentang efisiensi operasional dan peningkatan profitabilitas jangka panjang. Strategi penargetan yang solid akan mengubah bisnis Anda menjadi penyedia solusi yang relevan.

      Ingin memperdalam strategi pemasaran digital yang lebih mutakhir? Jangan lewatkan kesempatan untuk membaca semua artikel informatif lainnya di The Daily Martech. Temukan berbagai insight terbaru mengenai tren bisnis, analisis data, dan teknologi pemasaran masa depan hanya di sini!

      Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
      Rizki Raharjo

        Related Posts

        Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        April 9, 2026

        Segmentasi Pelanggan: Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya

        April 9, 2026

        Behavioral Targeting: Arti, Cara Kerja, dan Manfaatnya

        April 9, 2026

        Perbedaan Branding dan Marketing: Mana yang Harus Duluan?

        April 8, 2026

        Visual Identity Adalah: Elemen, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        April 8, 2026

        Strategi Marketing Mix: Konsep 7P & Cara Penerapannya 2026

        February 14, 2026
        Add A Comment

        Comments are closed.

        Don't Miss

        Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        By Rizki RaharjoApril 9, 2026

        Memasuki era modern saat ini memahami bahwa content brief adalah panduan krusial dalam produksi materi…

        Segmentasi Pelanggan: Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya

        April 9, 2026

        Behavioral Targeting: Arti, Cara Kerja, dan Manfaatnya

        April 9, 2026

        Targeting Strategy: Arti, Jenis, dan Cara Menentukannya

        April 8, 2026
        Stay In Touch
        • Facebook
        • Twitter
        • Pinterest
        • Instagram
        • YouTube
        • Vimeo
        Our Picks

        Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

        April 9, 2026

        Segmentasi Pelanggan: Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya

        April 9, 2026

        Behavioral Targeting: Arti, Cara Kerja, dan Manfaatnya

        April 9, 2026

        Targeting Strategy: Arti, Jenis, dan Cara Menentukannya

        April 8, 2026

        Subscribe to Updates

        Get the latest news from The Daily Martech about digital marketing & marketing technology.

          jasa digital marketing
          About Us

          The Daily Martech adalah media digital yang akan berbagi informasi, opini, berita, tips & trick, tutorial, dan hal menarik lainnya terkait digital marketing dan marketing technology.

          Jangan lupa subscribe ke newsletter kami agar tidak ketinggalan update artikel terbaru yang bermanfaat dan menarik dari The Daily Martech.

          Our Picks

          Content Brief Adalah: Arti, Fungsi, dan Cara Membuatnya

          April 9, 2026

          Segmentasi Pelanggan: Jenis, Manfaat, dan Cara Melakukannya

          April 9, 2026

          Behavioral Targeting: Arti, Cara Kerja, dan Manfaatnya

          April 9, 2026
          New Comments
            The Daily Martech
            Facebook Twitter Instagram YouTube LinkedIn
            • Digital Marketing
            • Marketing Technology
            • Creative Marketing
            • Data & Analytics
            • Ecommerce
            • Get In Touch
            • Sitemap
            © 2026 The Daily Martech. Designed by Rizki Dewantoro Raharjo.

            Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.