Lead marketing memiliki peranan yang sangat penting di dalam dunia digital marketing. Karena lead sejatinya merupakan potensi pasar yang akan membawa keuntungan bagi bisnis suatu perusahaan atau brand.
Melalui lead tersebut tim marketing akan mampu memiliki arahan yang jelas untuk melakukan follow up atas produk (jasa/barang) yang dipasarkan. Lead ini sendiri memiliki beberapa bentuk tergantung pada pengalaman yang pernah dialami seorang konsumen.
Nah bagi Anda yang ingin tahu lebih mendalam mengenai apa itu telemarketing? Apa saja manfaatnya bagi tim marketing, termasuk apa saja jenis dan bagaimana mendapatkannya, silahkan simak uraiannya berikut ini.
Pengertian Lead Marketing

Secara sederhana lead marketing adalah orang atau konsumen potensial yang menunjukkan ketertarikan terhadap suatu produk (barang/jasa) yang sedang dipasarkan. Ciri utama dari calon konsumen ini adalah sedang mencari informasi mengenai produk tersebut.
Selain itu konsumen potensial ini umumnya akan menyerahkan data secara sukarela. Tujuannya adalah agar mendapatkan informasi tentang produk yang diminatinya tersebut secara lebih terperinci.
Nantinya melalui informasi data yang diberikan oleh calon konsumen itulah tim marketing dapat mengirimkan berbagai bentuk promosi. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk memperoleh lead marketing, antara lain give away, konten, saluran subskripsi dan lain-lain.
Baca Juga: Ingin Membuat Tim Digital Marketing Untuk Bisnis? Ini Rekomendasi Paling Idealnya
Manfaat Mendapatkan Lead Marketing

Berikut beberapa manfaat lead marketing bagi suatu brand atau perusahaan, yaitu:
- Tim marketing akan memiliki daftar calon konsumen potensial yang memiliki ketertarikan terhadap barang atau jasa yang sedang ditawarkan.
- Tim marketing perusahaan akan dapat membuat peta demografi dari calon pelanggan potensialnya. Sehingga akan dapat diperoleh data mengenai asal atau domisili, jenis kelamin, usia, ras, pekerjaan dan lain sebagainya.
- Melalui data peta demografi tersebut maka tim marketing akan bisa lebih tepat sasaran dalam membidik pasar guna menjalankan promosi.
- Lead marketing juga akan membantu perusahaan menekan biaya promosi karena kerja tim marketing menjadi lebih fokus dalam menggarap pasar.
- Lead Marketing secara tak langsung akan membantu suatu perusahaan atau brand dalam meningkatkan brand awarenessnya.
Baca Juga: 5 Manfaat dan Jenis Visual Merchandising Dalam Marketing
Beberapa Jenis Lead Marketing

Di bawah ini adalah beberapa jenis lead marketing yang wajib untuk Anda ketahui, yaitu:
1. Sales Qualified Lead
Adalah pasar atau orang yang memang memiliki niat untuk menggunakan atau membeli suatu jasa atau produk. Jenis lead marketing ini akan menghasilkan penjualan karena merupakan pihak yang pasti akan melakukan pembelian atas produk atau jasa tersebut.
2. Marketing Qualified Lead
Jenis lead marketing selanjutnya ini adalah calon konsumen yang sudah pernah mendapatkan informasi atas suatu produk atau layanan. Entah melalui paparan promosi atau telah melakukan riset secara mandiri dan mendalam.
Akan tetapi calon konsumen ini belum pernah menghasilkan pembelian sehingga menjadi potential lead bagi tim marketing.
3. Service Qualified Lead
Adalah konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian atas produk atau layanan versi dasar suatu brand atau perusahaan. Jenis konsumen ini ingin melakukan pembelian kembali namun menggunakan versi premiumnya.
4. Information Qualified Lead
Yaitu calon konsumen yang telah menyerahkan data sehingga dapat menjadi lead bagi tim marketing, akan tetapi belum menemukan kecocokan dengan produk yang ditawarkan.
Jenis ini mirip dengan marketing qualified lead, hanya saja jumlah informasi yang diterimanya tidak sebanyak yang diperoleh marketing qualified lead.
5. Cold, Warm & Hot Leads
- Cold Lead adalah calon konsumen yang memiliki kecocokan dengan profil pelanggan ideal suatu brand namun belum berminat untuk transaksi.
- Warm lead adalah calon konsumen yang telah paham secara mendalam mengenai suatu produk atau layanan tapi belum melakukan penjualan. Biasanya calon konsumen ini merupakan pengikut media sosial suatu brand atau perusahaan.
- Hot Lead adalah calon konsumen yang paham akan berbagai informasi mengenai suatu produk dan layanan serta memiliki minat tinggi. Namun ketika minat ini tak mendapatkan respon yang cepat maka akan mudah berpindah ke produk lainnya.
Baca Juga: 5 Strategi, Jenis dan Manfaat Proximity Marketing Untuk Bisnis
Cara Tepat Untuk Mendapatkan Lead

Dari uraian di atas maka dapat dipahami jika keberadaan lead marketing itu sangat penting. Lantas bagaimana cara untuk mendapatkannya?
1. Membuat Landing Page
Hal paling umum yang banyak dilakukan di dunia digital marketing untuk mendapatkan lead adalah dengan membuat landing page. Yaitu sebuah halaman yang terdapat pada suatu website yang berisikan informasi lengkap tentang jasa atau barang yang sedang ditawarkan ke pasar.
Di dalam landing page tersebut akan terdapat formulir yang dapat diisi oleh calon konsumen. Nah nantinya dari data itulah tim marketing akan melakukan follow up terkait minat dan kebutuhan calon konsumen tersebut.
2. Menciptakan Konten Premium
Lead marketing juga dapat diperoleh dari pembuatan suatu konten premium. Yang mana telah banyak terbukti di lapangan jika konten yang memiliki kualitas yang baik akan mampu melahirkan pengikut yang loyal dan kuat.
Pembuatan konten jenis ini akan mampu menghasilkan lead yang tinggi. Mengapa? Karena pengikut konten adalah calon konsumen yang memiliki potensi untuk membeli produk atau menggunakan layanan yang ditawarkan.
3. Menyediakan Saluran Subscribe
Bagi pemilik bisnis yang menjalankan strategi marketing melalui blog maka lead marketing bisa diperoleh melalui saluran sub skripsinya. Hal tersebut karena blog yang memiliki konten bermutu dan informatif akan menarik minat untuk diikuti.
Nah dari saluran subskripsi inilah tim marketing akan bisa memperoleh data nama berikut alamat email pengunjung blog secara mudah.
4. Memaksimalkan Keberadaan Media Sosial
Keberadaan media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, X (dulu Twitter) dan lain sebagainya juga dapat menjadi jalan mendapatkan lead marketing. Caranya adalah dengan menciptakan dan mengunggah konten yang informatif serta memiliki nilai & mutu tinggi.
Sebab melalui pembuatan konten seperti itu maka akan banyak pengguna media sosial yang tertarik untuk menjadi pengikut suatu media sosial. Kemudian pada langkah selanjutnya perusahaan dapat membuat konten lanjutan yang bersifat eksklusif.
Tentunya bagi follower yang berminat dapat melakukan akses terhadap konten tersebut namun setelah menjalankan persyaratan tertentu. Misalnya dengan mengisi data kontak yang dapat dihubungi,
5. Membagikan Give Away
Pemberian giveaway melalui penyelenggaraan kuis, live atau QnA pada media sosial juga dapat menjadi strategi efektif guna memperoleh lead. Guna melipat gandakan jumlah lead yang diperoleh bisa juga dengan cara memberi syarat peserta untuk mengajak orang lain agar ikut.
Metode ini sebenarnya bukan cara baru, akan tetapi selama ini banyak digunakan hanya sebagai sarana peningkatan brand awareness. Padahal jika digarap secara lebih mendalam, pemberian giveaway juga dapat menjadi sarana perolehan leads yang tinggi.
6. Manfaatkan Viral Marketing
Yaitu kegiatan marketing dengan cara memanfaatkan fenomena yang sedang viral terjadi dan menjadi topik bahasan pada masyarakat luas.
Tujuan utama viral marketing adalah untuk menarik perhatian masyarakat agar memperhatikan produk atau layanan yang sedang ditawarkan.
Misalnya produk kosmetik yang menggunakan tren viral Asoka dari India sebagai latar belakang pembuatan konten pada media sosialnya. Karena sedang viral maka konten ini pasti akan banyak dilihat dan diperhatikan oleh pengguna media sosial.
Nah tim marketing dapat mencari lead marketing dari kolom komentar yang ada. Siapapun yang berkomentar tentang produk kosmetik yang digunakan itulah yang merupakan lead potential yang harus segera digarap.
7. Cross Promotion
Adalah kegiatan promosi dengan melakukan kerjasama bersama suatu brand atau perusahaan lainnya yang bukan merupakan kompetitornya.
Misalnya perusahaan minuman susu sapi alami berkolaborasi dengan perusahaa roti tawar, atau perusahaan roti tawar kolaborasi dengan perusahaan selai. Contoh lainnya perusahaan sepatu berkolaborasi dengan perusahaan kaus kaki dan masih banyak lagi contoh lainnya.
Kegiatan cross promotion ini akan mampu membuat masing-masing perusahaan meraih lebih banyak pangsa pasar guna meningkatkan brand awareness. Namun tentu saja tujuan utama memperoleh lebih banyak lead juga akan tercapai secara bersamaan.
8. Optimasi SEO
Optimasi dilakukan agar visibilitas website pada mesin pencarian dapat meningkat sehingga akan menjadi sumber data lead yang berkualitas. Untuk itu konten website harus diperhatikan dan dijaga mutunya dengan penempatan berbagai aspek teknis yang terkait.
Misalnya penggunaan meta tag yang sesuai, pemakaian backlink yang berkualitas serta perhatikan kecepatan loading konten website.
9. Membuat Event
Cara mendapatkan lead lainnya yang memiliki potensial adalah melakukan interaksi secara langsung dengan target pasar melalui penyelenggaraan event yang menarik. Misalnya dengan mengadakan acara talkshow yang mengundang narasumber yang berkompeten dan terkenal.
Demi mendukung kesuksesan acara, jangan lupa lakukan promosi melalui berbagai taktik. Mulai dari email marketing, pengumuman di berbagai media sosial, iklan online serta berbagai cara lainnya.
Penyelenggaraan acara ini bisa juga dikreasikan dengan menggabungkan cara mendapatkan lead yang lain. Seperti penyelenggaraan give away, pengisian formulir berlangganan atau melakukan cross promotion.
Dengan cara ini dijamin data lead yang diperoleh akan jauh lebih banyak hanya dalam sekali acara sekaligus penguatan brand awareness yang lebih luas.
Baca Juga: Ingin Membuat Email Marketing? Yuk Intip 10 Perusahaan Dengan Contoh Email Marketing Terbaik Ini
Frequently Asked Questions
Berikut ini beberapa pertanyaan populer yang terkait dengan lead marketing, yaitu:
1. Apakah yang dimaksud lead dalam dunia marketing?
Orang atau beberapa orang yang memiliki minat awal terhadap suatu produk atau jasa layanan karena mempunyai kebutuhan atasnya.
2. Apa manfaat mendapatkan lead?
Memudahkan tim marketing untuk melakukan kontak penawaran atas suatu produk atau jasa kepada konsumen potensial. Yang mana dengan kontak tersebut diharapkan strategi inbound dapat tercapai bahkan mengerucut pada tindakan pembelian.
3. Apa saja cara untuk mendapatkan lead?
Lead atau prospek bisa didapat melalui pembuatan konten marketing yang bermutu dan menarik. Selain itu bisa juga dengan memanfaatkan media sosial, optimasi SEO, menggunakan email marketing, pembuatan landing page, atau pengadaan give away.
4. Apa yang dimaksud dengan istilah lead scoring?
Lead scoring adalah kegiatan dari tim marketing untuk melakukan penilain terhadap sejumlah calon konsumen potensial. Tujuannya adalah menentukan prioritas lead yang harus ditindak lanjuti agar dapat mempercepat proses closing (pembelian produk atau jasa).
Penutup
Memperoleh lead marketing ternyata bisa melalui banyak cara sebagaimana umumnya strategi marketing dijalankan. Tentu saja hal ini pada akhirnya akan mampu memberikan keuntungan ganda bagi perusahaan, yaitu potential lead serta brand awareness sekaligus.
