Subscribe to Updates

    Get the latest news from The Daily Martech about digital marketing and marketing technology.

      Artikel Populer

      Strategi Marketing Mix: Konsep 7P & Cara Penerapannya 2026

      February 14, 2026

      Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

      February 14, 2026

      Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

      February 13, 2026
      Facebook Twitter Instagram
      Facebook Twitter Instagram
      The Daily MartechThe Daily Martech
      Hubungi Kami
      • Home
      • Digital Marketing
        1. Performance Marketing
        2. SEO
        3. Conversion Rate Optimization
        4. View All

        Optimasi Iklan Tokopedia: Panduan Strategis Raih Profit

        October 29, 2025

        Optimasi Iklan Shopee: 7 Langkah & Strategi Sukses Ngiklan!

        October 29, 2025

        Apa Itu Google Display Network? Baca Lengkapnya Di Sini!

        September 25, 2025

        Ini Dia Cara Daftar TikTok Ads, Strategi Jitu & Tips Sukses

        September 23, 2025

        Apa Itu Web Crawler? Ketahui Fungsi, Cara Kerja & Jenisnya

        December 1, 2025

        Sitemap Index Adalah: Fungsi & Cara Pakai untuk Website

        December 1, 2025

        Hreflang Adalah: Panduan Lengkap SEO Internasional & Implementasi Kode

        December 1, 2025

        Jenis-Jenis Backlink SEO Wajib Tahu dan Kualitasnya

        December 1, 2025

        Pengertian User Experience Adalah dan 5 Tips Menerapkannya Pada Website

        October 9, 2022

        Apa Itu Heatmap Website? Berikut Ini Tipe dan Tools Untuk Mengukur Heatmap Terbaik

        October 7, 2022

        Konversi Lebih Banyak Dengan 6 Tutorial Melakukan CRO Yang Terbukti Paling Ampuh

        October 7, 2022

        A/B Testing Lebih Mudah Dengan Rekomendasi Platform AB Testing (CRO) Terbaik Ini

        October 7, 2022

        Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

        February 13, 2026

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Traditional vs Digital Marketing: Perbedaan & Strategi 2026

        February 10, 2026

        Job Desk Digital Marketing 2026: Tugas,dan Skill Wajib

        February 5, 2026
      • Creative Marketing
        1. Content Marketing
        2. Copywriting
        3. Social Media
        4. View All

        Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

        February 14, 2026

        Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

        February 13, 2026

        Cara Menjadi Content Writer 2026: Panduan Lengkap & Langkahnya

        February 10, 2026

        Konten Visual Adalah: Pengertian, Manfaat & Tips Jitu

        August 31, 2025

        Cara Menjadi Content Writer 2026: Panduan Lengkap & Langkahnya

        February 10, 2026

        Content Writing Adalah: Definisi, Tugas, Gaji, & Panduan 2026

        February 10, 2026

        9 Teknik Copywriting Jitu untuk Melejitkan Penjualan Anda

        December 24, 2025

        Tips dan Cara Membuat Headline Copywriting Agar Iklan Makin Ciamik!

        November 8, 2022

        YouTube vs TikTok 2026: Mana yang Lebih Cuan & Viral?

        February 3, 2026

        Cara Menjadi Content Creator Pemula 2026: Panduan Cuan dari Nol

        December 25, 2025

        EGC Adalah Kunci Tren 2026: Panduan Lengkap & Strateginya

        December 25, 2025

        UGC Adalah: Manfaat, Jenis, dan Strategi Jitu bagi Brand

        December 24, 2025

        Strategi Marketing Mix: Konsep 7P & Cara Penerapannya 2026

        February 14, 2026

        Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

        February 14, 2026

        Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

        February 13, 2026

        OOH vs DOOH: Mana Media Iklan yang Efektif untuk Brand?

        February 13, 2026
      • Data & Analytics
        1. Google Analytics
        2. Marketing Analytics
        3. View All

        Google Analytics 4: Panduan Lengkap untuk Pemula

        September 28, 2025

        Ingin Tarik Konsumen Lebih Banyak? Yuk Kenalan dengan Google My Business!

        May 2, 2024

        16 Perbedaan Fitur Google Analytics 4 (GA4) Vs Universal Analytics (UA)

        October 26, 2022

        Begini Cara Migrasi Ke GA4 Dari Universal Analytics, Gampang Banget Kok!

        October 24, 2022

        Mengenal Manfaat Market Segment dalam Bisnis

        May 22, 2024

        Mengetahui Apa Itu Customer Data, Tipe dan Cara Mengumpulkannya

        October 14, 2022

        Google Analytics 4: Panduan Lengkap untuk Pemula

        September 28, 2025

        Google Search Console, Tool Untuk Pantau dan Optimasi Website

        September 27, 2025

        Mengenal Manfaat Market Segment dalam Bisnis

        May 22, 2024

        Ingin Tarik Konsumen Lebih Banyak? Yuk Kenalan dengan Google My Business!

        May 2, 2024
      • Marketing Technology
        1. CRM
        2. CDP
        3. Email Marketing
        4. Martech Tools
        5. View All

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Customer Retention Adalah: Strategi & Rumus Terlengkap

        February 3, 2026

        Aplikasi CRM Terbaik 2026: Fitur, Harga & Tips Pilih

        December 28, 2025

        7 Fitur Utama, Manfaat dan Harga Berlangganan Agile CRM

        August 20, 2023

        Apa itu CDP? Manfaat & Pengertian CDP Adalah Sebagai Berikut

        October 15, 2022

        4 Rekomendasi Cara Mengumpulkan Customer Data Untuk Bisnis Paling Ampuh

        October 9, 2022

        Strategi Email Remarketing Campaign untuk Meningkatkan Konversi

        December 28, 2025

        Mau Tau Cara Kirim Email Terjadwal? Cari Tau Di Sini!

        June 27, 2025

        Panduan Email Blast, Lengkap dan Efektif untuk Bisnis Anda

        April 25, 2025

        10+ Rekomendasi Aplikasi Email Marketing Untuk Bisnis Anda

        March 23, 2025

        Apa Itu CMS: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, dan Contoh

        August 29, 2025

        7 Cara menggunakan Google Trends dan Fungsinya

        May 29, 2024

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Customer Retention Adalah: Strategi & Rumus Terlengkap

        February 3, 2026

        Strategi Email Remarketing Campaign untuk Meningkatkan Konversi

        December 28, 2025

        Aplikasi CRM Terbaik 2026: Fitur, Harga & Tips Pilih

        December 28, 2025
      The Daily MartechThe Daily Martech
      Home » Backlink Nofollow: 3 Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya!
      Digital Marketing

      Backlink Nofollow: 3 Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya!

      Backlink nofollow adalah jenis backlink yang tidak memberikan nilai otoritas atau relevansi kepada website yang dirujuk. Baca selengkapnya.
      By Rizki Dewantoro RaharjoSeptember 26, 2023No Comments5 Mins Read
      Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
      Backlink Nofollow: 3 Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya!
      Backlink Nofollow: 3 Fungsi, Contoh dan Cara Membuatnya!
      Share
      Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

      Backlink nofollow adalah jenis backlink yang tidak memberikan nilai otoritas atau relevansi kepada website yang dirujuk. Hal ini dikarenakan Google tidak akan mengikuti link tersebut saat melakukan crawling.

      Secara teknis, backlink nofollow adalah atribut HTML yang dapat ditambahkan pada tag <a> untuk menandakan bahwa link tersebut tidak boleh diikuti oleh Googlebot. Atribut ini memiliki nilai “nofollow”. Berikut ini pembahasan lengkap tentang apa itu nofollow, contoh dan fungsinya dalam SEO.

      Definisi Nofollow

      Nofollow adalah sebuah atribut HTML yang berfungsi untuk mencegah Google dan mesin pencari lain untuk mengikuti link tertentu. Atribut ini biasanya digunakan untuk link yang memiliki kualitas kurang baik, seperti link yang berasal dari komentar spam, forum, atau situs berkualitas rendah.

      Fungsi Backlink Nofollow Dalam SEO

      Fungsi utama backlink nofollow adalah untuk mencegah transfer otoritas dari website yang memiliki backlink. Otoritas website dihitung berdasarkan jumlah dan kualitas backlink yang dimiliki.

      Link nofollow tidak akan memberikan otoritas tersebut, sehingga tidak akan berpengaruh terhadap peringkat website di mesin pencari. Selain itu, nofollow link juga dapat digunakan untuk:

      1. Mencegah spam backlink

      Nofollow link dapat digunakan untuk mencegah spam backlink. Spam backlink adalah kegiatan membuat backlink secara massal, baik secara manual maupun otomatis, tanpa mempertimbangkan relevansi dan kualitas link tersebut.

      Google dapat mendeteksi spam backlink dan memberikan hukuman kepada website yang terlibat dalam kegiatan ini. Hukuman ini dapat berupa penurunan peringkat website di mesin pencari.

      2. Menghindari hukuman dari Google

      Google dapat memberikan hukuman kepada website yang memiliki backlink berkualitas rendah. Backlink berkualitas rendah adalah backlink yang berasal dari website yang tidak relevan, memiliki konten spam, atau memiliki reputasi buruk.

      Nofollow link dapat digunakan untuk menghindari hukuman ini. Dengan menambahkan atribut nofollow pada link tersebut, Google akan mengabaikan link tersebut dan tidak akan memperhitungkannya saat menghitung nilai otoritas website.

      3. Menunjukkan relevansi link

      Backlink nofollow dapat digunakan untuk menunjukkan relevansi link. Misalnya, sebuah website yang membahas tentang kesehatan dapat menambahkan nofollow link ke website yang membahas tentang olahraga.

      Hal ini menunjukkan bahwa website tersebut memiliki konten yang relevan dengan website yang dirujuk. Meskipun backlink tersebut tidak memberikan nilai otoritas, tetapi backlink ini dapat membantu Google memahami konten website.

      Kelebihan dan Kekurangan Backlink Nofollow

      Nofollow backlink memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan, antara lain:

      1. Kekurangan backlink nofollow:

      1. Tidak memberikan nilai otoritas kepada website yang dirujuk. Nofollow link tidak memberikan nilai otoritas kepada website yang dirujuk. Hal ini berarti nofollow link tidak akan membantu website untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik di mesin pencari.
      2. Tidak membantu website untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik di mesin pencari. Karena nofollow tidak memberikan nilai otoritas, maka backlink ini juga tidak akan membantu website untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik di mesin pencari.
      3. Tidak dapat diindeks oleh Google. Backlink nofollow tidak dapat diindeks oleh Google. Hal ini berarti nofollow link tidak akan muncul di hasil pencarian Google.

      2. Kelebihan backlink nofollow:

      1. Dapat mencegah spam backlink. nofollow link dapat digunakan untuk mencegah spam backlink. Spam backlink adalah kegiatan membuat backlink secara massal, baik secara manual maupun otomatis, tanpa mempertimbangkan relevansi dan kualitas link tersebut. Google dapat mendeteksi spam backlink dan memberikan hukuman kepada website yang terlibat dalam kegiatan ini. Hukuman ini dapat berupa penurunan peringkat website di mesin pencari.
      2. Dapat membantu Google memahami konten website. Backlink nofollow dapat digunakan untuk membantu Google memahami konten website. Google dapat menggunakan nofollow link untuk menentukan relevansi website dengan konten website lain.
      3. Dapat meningkatkan traffic website jika pengguna mengklik link tersebut. Nofollow link dapat meningkatkan traffic website jika pengguna mengklik link tersebut. Hal ini karena nofollow link dapat mengarahkan pengguna ke website Anda.
      4. Dapat membuat backlink menjadi natural. Nofollow link dapat membuat backlink menjadi natural. Hal ini karena nofollow link digunakan untuk link yang tidak ingin Anda rekomendasikan kepada Google, seperti link ke website yang memiliki konten spam atau memiliki reputasi buruk.
      5. Dapat meningkatkan kekuatan brand. Nofollow link dapat meningkatkan kekuatan brand. Hal ini karena nofollow link dapat membantu Google memahami konten website Anda dan menentukan relevansi website Anda dengan konten website lain.

      Secara keseluruhan, nofollow link memiliki lebih banyak kelebihan daripada kekurangan. Meskipun nofollow link tidak memberikan nilai otoritas kepada website yang dirujuk, tetapi backlink ini tetap penting untuk dimiliki karena dapat memberikan manfaat lain, seperti mencegah spam backlink dan membantu Google memahami konten website.

      Cara Membuat Backlink Nofollow

      Ada dua cara untuk membuat nofollow link, yaitu:

      1. Cara manual

      Untuk membuat nofollow link secara manual, Anda perlu menambahkan atribut nofollow pada tag <a>. Berikut adalah contohnya:

      HTML

      <a href=”https://thedailymartech.com/” rel=”nofollow”>The Daily Martech</a>

      Atribut nofollow dapat dituliskan dalam dua cara, yaitu:

      1. rel=”nofollow”
      2. rel=”nofollow noopener noreferrer”

      Cara kedua akan membuat Googlebot tidak mengikuti link tersebut dan juga tidak akan membuka link tersebut di tab baru.

      2. Cara menggunakan plugin

      Jika Anda menggunakan WordPress, Anda dapat menggunakan plugin untuk membuat nofollow link. Berikut adalah beberapa plugin yang dapat Anda gunakan:

      1. Nofollow Links
      2. Nofollow & Noindex
      3. Nofollow Links Manager

      Untuk menggunakan plugin, cukup instal dan aktifkan plugin tersebut. Kemudian, Anda dapat menambahkan atribut nofollow pada link dengan mudah.

      Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat nofollow link menggunakan plugin Nofollow Links di WordPress:

      1. Instal dan aktifkan plugin Nofollow Links.
      2. Buka menu Settings > Nofollow Links.
      3. Aktifkan opsi Enable Nofollow Links.
      4. Pilih jenis link yang ingin Anda beri atribut nofollow.
      5. Klik tombol Save Changes.

      Setelah Anda melakukan langkah-langkah di atas, plugin akan secara otomatis menambahkan atribut nofollow pada link yang Anda pilih.

      Tips Membuat Backlink Nofollow

      Berikut adalah beberapa tips untuk membuat backlink nofollow:

      1. Gunakan nofollow link untuk link yang tidak ingin Anda rekomendasikan kepada Google, seperti link ke website yang memiliki konten spam atau memiliki reputasi buruk.
      2. Gunakan nofollow untuk link ke website yang tidak relevan dengan konten website Anda.
      3. Gunakan nofollow backlink untuk link yang tidak ingin Anda indeks oleh Google, seperti link ke halaman login atau halaman pembayaran.
      4. Gunakan backlink ini untuk link ke website yang tidak ingin Anda berikan nilai otoritas, seperti link ke website pesaing.

      Dengan menggunakan nofollow secara efektif, Anda dapat menghindari hukuman dari Google dan meningkatkan kualitas SEO website Anda. Sekian artikel kali ini tentang definisi, fungsi, tips, contoh dan cara membuat backlink nofollow dalam SEO, semoga bermanfaat dan terima kasih.

      Backlink SEO
      Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
      Rizki Dewantoro Raharjo

        Related Posts

        Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

        February 13, 2026

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Traditional vs Digital Marketing: Perbedaan & Strategi 2026

        February 10, 2026

        Job Desk Digital Marketing 2026: Tugas,dan Skill Wajib

        February 5, 2026

        Push Vs Pull Marketing: Perbedaan, Strategi, dan Contoh

        February 5, 2026

        Cara Meningkatkan Brand Awareness Bisnis secara Efektif 2026

        February 3, 2026
        Add A Comment

        Comments are closed.

        Don't Miss

        Strategi Marketing Mix: Konsep 7P & Cara Penerapannya 2026

        By Rizki RaharjoFebruary 14, 2026

        Memasuki lanskap bisnis tahun 2026, dinamika pasar menuntut perusahaan untuk lebih dari sekadar memiliki produk…

        Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

        February 14, 2026

        Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

        February 13, 2026

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026
        Stay In Touch
        • Facebook
        • Twitter
        • Pinterest
        • Instagram
        • YouTube
        • Vimeo
        Our Picks

        Strategi Marketing Mix: Konsep 7P & Cara Penerapannya 2026

        February 14, 2026

        Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

        February 14, 2026

        Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

        February 13, 2026

        WhatsApp CRM: Definisi, Manfaat, & Cara Pasang Terbaru 2026

        February 13, 2026

        Subscribe to Updates

        Get the latest news from The Daily Martech about digital marketing & marketing technology.

          jasa digital marketing
          About Us

          The Daily Martech adalah media digital yang akan berbagi informasi, opini, berita, tips & trick, tutorial, dan hal menarik lainnya terkait digital marketing dan marketing technology.

          Jangan lupa subscribe ke newsletter kami agar tidak ketinggalan update artikel terbaru yang bermanfaat dan menarik dari The Daily Martech.

          Our Picks

          Strategi Marketing Mix: Konsep 7P & Cara Penerapannya 2026

          February 14, 2026

          Apa Itu  Content Curation? Definisi, Manfaat, & Strategi 2026

          February 14, 2026

          Konten Audio Adalah: Definisi, Jenis, & Panduan Kreator Terbaru

          February 13, 2026
          New Comments
            The Daily Martech
            Facebook Twitter Instagram YouTube LinkedIn
            • Digital Marketing
            • Marketing Technology
            • Creative Marketing
            • Data & Analytics
            • Ecommerce
            • Get In Touch
            • Sitemap
            © 2026 The Daily Martech. Designed by Rizki Dewantoro Raharjo.

            Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.